Archive | June 2011

Saling silang jalan

Seperti dalam sajak-sajak orang pandai yang selalu menuliskan kata-kata yang mendayu dan memikat perasaan melalui kata-katanya yang penuh dengan isi perasaan, terbukti bahwa sesuatu tak perlu dimulai dengan sesuatu yang lain. Kausa tak perlu ada, sesuatu ada tanpa harus ada sesuatu, bukan dengn menggunakan sebuah batu bertuah yang didapatkan dengan mengorbankan hidup orang-orang di kota itu. Kausalitas, atau apapun itu, aku mengutuk semua kekakuan itu! dari sebuah kemacetan pikiran dan ketidak mampuan arwah dalam jemari, dalam pergelangan, mengikat erat dengan Ketiadaan.

Sebuah puisi dengan sajak a-b-a-b, sebuah cerita pendek dengan konflik singkatnya yang menusuk, sebuah novel yang tak tertebak, sebuah kitab tak terkarang. Mereka ungkapan hati, jiwa, dan dzat. Uraian kata bermakna dalam, bermakna bias, lebih dari satu makna, tersembul kepermukaan dengan hanya memperlihatkan Continue reading